Selasa, 07 September 2010

Pencairan Dana Bantuan PKH tahap 2 tahun 2010

Secara Simbolis Oleh Bupati Madiun,

H.MUHTAROM, S.Sos


Proses Pencairan Dana Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 tahun 2010 di Kabupaten Madiun ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh H.MUHTAROM, S.Sos (Bupati Madiun) kepada RTSM penerima PKH.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di balai Desa Kebonagung Kecamatan Balerejo. 8449 RTSM Di Kabupaten Madiun menerima bantuan PKHdengan total uang Rp.2.314.000.000,- telah dicairkan serentak di 10 Kantor Pos penerima program.

Pada tahap 2 tahun 2010 ini diberlakukan sanksi bagi RTSM yang tidak memenuhi kewajiban sebagai peserta PKH, yaitu sebanyak 390 RTSM mengalami pemotongan dana bantuan. Mereka yang terkena sanksi dikarenakan tidak memeriksakan kehamilan di Bidan Desa, Balita tidak di bawa ke Posyandu dan Anak Didik RTSM yang tidak hadir di Sekolah dengan minimal absensi kehadiran 80 % masuk sekolah.

Selain memberikan secara simbolis dana bantuan PKH, Bapak Bupati juga berpesan kepada RTSM untuk lebih ditingkatkan kehadirannya di Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan. “Njenengan kedah mbeto Balitanipun dateng Posyandu, amargi saged ngertos bobot ipun lare lan gizine” (Ibu-ibu penerima PKH harus membawa balitanya ke posyandu, dengan begitu bisa terkontrol gizi dan beratnya)..., Pesan Bupati Madiun kepada RTSM.

Kemudian tak lupa juga beliau berpesan kepada SKPD yang hadir dalam acara tersebut, diantaranya dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dishub dan Kominfo, Kementrian Agama, dan Kecamatan Balerejo untuk ikut dalam mendukung PKH di Kabupaten Madiun.

Seuai dengan cita-cita Kabupaten Madiun “Madiun Sejahtera 2013”, PKH menyambutnya dengan menghadirkan pemberdayaan di Kelompok yang sudah solid untuk dilakukan usaha bersama yang berbasis potensi lokal. Pendamping PKH selalu memotifasi dan merubah pola pikir RTSM untuk sedikit menggapai angan-angan mereka dengan berkelompok dan berusaha bersama.

“Saya sangat apresiasi pada Pendamping PKH yang selalu meluangkan waktu untuk ikut membangun budaya gotong-royong, membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) ke depannya nanti, RTSM mempunyai harapan untuk keluar dari belenggu kemiskinan yang selama ini mereka sandang”, jelas Bupati Madiun di sela-sela acara pencairan dana PKH ini.

Memang rasanya tidak cukup jika pendamping melangkah sendiri tanpa bantuan dari semua pihak termasuk Pemda Kabupaten Madiun untuk bersama-sama mendukung berjalannya PKH di Kabupaten Madiun. Harus berjalan beriringan dan menemukan metode yang baik untuk pendampingan program di kemudian hari.

Oleh : Saris D Pamungki

1 komentar:

kita harus melayani mereka

kita harus melayani mereka
terima kasih PKH